Logo Utama Telkom University
Logo Telkom University Sekunder Utama

Follow Us

Sering Salah, Ini Arti Healing dalam Psikologi Sesungguhnya!

Healing

Share

Kamu tentu sudah tidak asing dengan istilah healing, kan? Tapi tahukah kamu arti healing dalam psikologi? Arti healing yang sebenarnya sangat berbeda dengan arti healing dalam bahasa gaul, loh. Dalam bahasa gaul, healing sering diartikan sebagai liburan. Namun healing yang sebenarnya bukan liburan, loh.

Apa sebenarnya makna healing yang sebenarnya dan bagaimana cara healing yang terbaik sesungguhnya? Simak ulasannya hanya di sini.

Makna Healing yang Sesungguhnya Menurut Psikologi

Healing merupakan kata dalam bahasa Inggris yang mempunyai arti terapi. Kata “terapi” sendiri dalam KBBI mempunyai makna usaha memulihkan kesehatan orang yang sakit atau mengobati penyakit.[1]

Tapi, apa itu healing yang kerap digunakan dalam konteks percakapan di kalangan Gen Z dan Millennial saat ini?

Di masa kini, istilah ini memiliki makna yang lebih luas, bukan sekadar memulihkan luka yang tampak secara fisik, tapi di dalamnya juga termasuk perawatan paliatif, yang bertujuan untuk meringankan gejala dan kekhawatiran yang menyebabkan penderitaan serius terkait kesehatan.[2]

Dalam konteks kekinian, istilah healing lebih merujuk untuk menyembuhkan gejala psikologis yang meliputi kecemasan, depresi/gejala depresi (seperti suasana hati yang buruk, sedih), gugup, dan khawatir.

Istilah healing di masa kini lebih banyak ditujukan sebagai proses untuk menyembuhkan mental dan membuat diri sendiri merasa nyaman dan tenang.

Selain healing, ada istilah self healing. Apa itu self healing? Jika dilihat dari makna kata per kata, self healing adalah proses menyembuhkan diri sendiri.

Melansir dari Barkeley Well Being Institute, self healing adalah sebuah proses untuk memulihkan diri dari penyakit.[3] Penyakit  yang dimaksud tidak hanya penyakit fisik saja tapi juga penyakit emosi.

Lalu, siapa yang membutuhkan self healing? Self healing sangat dibutuhkan siapa saja, terutama ketika mengalami masalah kesehatan fisik atau mental yang memengaruhi keadaan psikologis.

Dengan melakukan self healing, nantinya kamu akan bisa menerima keadaan dan permasalahan yang ada. Dengan demikian, kamu bisa akan lebih percaya diri dan maju untuk menyelesaikan masalah yang ada.

Cara Healing Terbaik Menurut Psikologi

Banyak yang beranggapan healing adalah liburan untuk relaksasi tubuh dan pikiran. Istilah ini memang selalu dikaitkan dengan liburan, perjalanan, atau hal-hal menyenangkan. Sebenarnya, healing bukanlah liburan atau jalan-jalan. Tapi, ya, liburan memang bisa sedikit membantu proses ini.

Namun yang perlu kamu sadari, ketika liburan mungkin kamu akan melupakan masalah yang sedang dihadapi. Namun sepulang liburan, bisa jadi kamu akan kembali terpuruk memikirkan masalah tersebut.

Ini artinya healing yang kamu lakukan tidaklah berhasil. Healing berhasil jika kamu sudah merasakan kenyamanan, ketentraman, dan kesejahteraan. Bisa diartikan kamu bisa berdamai dengan diri sendiri. Inilah healing yang sebenarnya.

Lalu bagaimana cara healing terbaik yang sebenarnya? Berikut ini adalah beberapa cara healing terbaik menurut para psikolog.

1. Melakukan Meditasi

Salah satu cara healing terbaik adalah melakukan meditasi. Meditasi bisa membantu meningkatkan fokus dan hubungan antara otak dan perasaan.

Meditasi bisa menenangkan otak yang aktif ketika seseorang sedang cemas, marah, depresi, dan kesal.[4] Ketika meditasi, fokuskanlah untuk menata  antara perasaan dan diri sendiri. Ketenangan akan kamu dapatkan setelah melakukan meditasi dengan tepat.

2. Berdialog dengan Diri Sendiri

Selain meditasi, kamu juga bisa berdialog dengan diri sendiri sebagai cara untuk self healing. Cobalah untuk berdiam sejenak lalu melakukan evaluasi apa saja yang sudah kamu lakukan selama ini.

Kamu harus bisa berdialog dengan diri sendiri agar bisa mulai mengikhlaskan apa yang sudah terjadi. Peristiwa pahit yang terjadi sekarang ini harus dihadapi walaupun tidak sesuai dengan keinginan.

3. Melakukan Aktivitas dengan Penuh Kesadaran

Healing yang benar selanjutnya adalah melakukan aktivitas dengan penuh kesadaran. Lakukanlah semua aktivitas dengan menggunakan kesadaran penuh atau mindfull. Belajarlah untuk mengelola pikiran dan perasaan sehingga kamu bisa lebih perhatian pada lingkungan saat ini.

4. Menulis Jurnal

Cara self healing yang bisa kamu coba selanjutnya adalah dengan menulis jurnal. Sempatkanlah waktu 20 menit sehari untuk menulis semua aktivitas kamu seharian dalam sebuah buku.

Dalam jurnal ini, kamu bisa menuliskan dan menumpahkan semua perasaan yang kamu rasakan. Jurnal juga bisa menjadi salah satu cara mengungkapkan rasa syukur dalam diri. Menulis jurnal juga bisa menggiring perasaan dan pemikiran positif, dengan demikian secara perlahan perasaan negatif akan hilang.

5. Istirahat yang Cukup

Healing yang tepat menurut psikolog salah satunya adalah dengan istirahat yang cukup. Istirahat atau tidur yang cukup bisa membantu tubuh meminimalkan rasa cemas dan stres.

Pasalnya seseorang yang kurang tidur akan lebih banyak melepaskan hormon stres. Dengan istirahat yang cukup, hormon stres akan terkontrol dan kamu akan merasa lebih baik lagi.

6. Menjaga Pola Makan

Self healing bukan hanya tentang memulihkan kesehatan mental saja tapi juga memulihkan kesehatan fisik. Mulailah dengan menjaga pola makan, perbanyak buah dan sayur agar tubuh tercukupi nutrisinya.

7. Respect Terhadap Diri Sendiri

Cara terakhir self healing yang tepat adalah mulai respect atau peduli terhadap diri sendiri. Ketika ada peristiwa pahit terjadi, jangan menyalahkan diri sendiri. Sebaiknya diam sejenak dan lakukan introspeksi agar bisa mulai menerimanya.

Setelah mengetahui makna healing dalam psikologi ini, kamu harus bisa melakukan healing yang benar agar bisa mengatasi masalah kesehatan mental kamu. Jangan biarkan masalah kesehatan mental merusak masa depanmu. #RaihMasaDepanmu dengan kesehatan mental yang baik.

Share

Berikan Rating & Feedback agar kami dapat meningkatkan layanan informasi kami.

Form Review Halaman Program Studi
WhatsApp
Zoom