Jenis-Jenis Tes Masuk Universitas di Berbagai Negara: USA, Eropa & Lainnya

Mengenal Jenis Jenis Tes Masuk Universitas Berbagai Negara

Share

Menjelang tahun ajaran semester genap, hampir seluruh kampus di dunia tengah bersiap-siap membuka tes masuk universitas. Jadi, tes serentak seperti ini bukan hanya terjadi di Indonesia saja. Kamu juga akan menemukan tes serupa ketika kuliah di Amerika, Eropa, Korea, China, dan lain-lain. 

Meskipun secara garis besar konsep tes masuk kampus  itu sama, namun ada perbedaan yang mendasar di antara semuanya. Karena itu, kenali apa saja perbedaan ujian masuk universitas di beberapa negara, khususnya beberapa tes terpopuler di dunia, seperti berikut!

1. Amerika Serikat - SAT

Kalau kamu berniat untuk melanjutkan studi ke Amerika Serikat, maka kamu perlu bersiap untuk mengikuti ujian SAT. Pada tes ini, kemampuan kamu untuk menulis, membaca, dan juga menyelesaikan soal matematika akan diuji. Hasilnya pun akan menyatakan apakah kamu siap untuk kuliah atau belum.

Jenis soalnya adalah pilihan ganda dengan jangka waktu pengerjaaan selama tiga jam. Nama SAT sendiri adalah singkatan dari Scholastic Assessment Test atau Tes Penilaian Skolastik. 

Berbeda dengan di negara lain yang hanya menyelenggarakan ujian tes menjelang tahun ajaran baru, SAT diselenggarakan 7 kali dalam 1 tahun. Kamu pun bisa mengambil ulang ujian ini berkali-kali hingga skornya memuaskan.

Uniknya, kamu tidak bisa daftar langsung ke universitas impian di Amerika tepat setelah melakukan ujian SAT. Namun, kamu bisa melampirkan skor hasil tes SAT saat mendaftar ke perguruan tinggi yang kamu mau. 

2. Korea Selatan - CSAT

Jika Amerika punya SAT, maka Korea Selatan punya College Scholastic Ability Test (CSAT) atau yang dikenal dengan nama suneung. Berbeda dengan SAT, kamu hanya bisa ikut CSAT 1 kali setahun di bulan November. 

Ada setidaknya 6 tes yang wajib dijalani ketika kamu ingin masuk ke universitas di Korea melalui CSAT, yaitu tes: 

  • Seni bahasa
  • Matematika
  • Bahasa Inggris
  • Sejarah Korea
  • Pilihan antara ilmu sosial atau sains
  • Pilihan bahasa asing atau bahasa China klasik

Lalu, ada banyak subjek umum dan pilihan di antara keenam jenis tes tersebut. Kamu bisa memilihnya dengan beberapa ketentuan tertentu. Pada hasil tes CSAT, kamu akan menemukan nilai standar, peringkat persentil, serta nilai untuk setiap ujian mata pelajaran sebagai bahan pertimbangan. 

3. Eropa - Matura

Beberapa negara di Eropa juga mempunyai sistem tersendiri untuk memilih mahasiswa baru di kampus tertentu. Nama tesnya adalah matura, dan kamu bisa mengambil ujian ini sejak berusia 17 tahun hingga 20 tahun di akhir pendidikan menengah (setara SMA). 

Ada dua jenis ujian yang perlu kamu lakukan, yaitu ujian tulis dan ujian lisan. Pada ujian tertulis, kamu akan mengerjakan 3-4 jenis ujian selama 4-5 jam untuk setiap ujian. Biasanya, tes dilaksanakan di pagi bulan Mei selama beberapa hari berturut-turut. Begitu pula dengan ujian lisan. Hanya saja, waktunya di bulan Juni. 

4. China - Gaokao

Ingin melanjutkan studi ke negeri China? Jika iya, kamu harus bersiap untuk mengikuti Gaokao. Pada tes ini, kamu akan menguji kemampuan Sastra Tiongkok, Matematika, dan bahasa asing (biasanya Inggris). Lalu, ada juga tes pilihan berdasarkan tujuan jurusan, yaitu ilmu sosial atau sains.

Jika dibandingkan dengan tes di negara lain, gaokao inilah yang paling mirip dengan tes di Indonesia. Setelah selesai, kamu perlu mengisi universitas yang ingin kamu masuki beserta jurusannya. Jika nilainya cukup, kamu akan diterima. Namun jika tidak, nilaimu akan diteruskan ke pilihan kedua. 

Pada umumnya, ujian gaokao diselenggarakan satu tahun sekali selama 3 hari, yaitu pada tanggal 7 – 9 Juni. Ini adalah ujian masuk kampus satu-satunya yang ada di China, sehingga jika tidak lulus kamu akan kehilangan kesempatan untuk kuliah. Namun, kamu bisa mengulangnya di tahun berikutnya. 

5. Prancis - Baccalauréat

Berbeda dengan beberapa negara di Eropa, khususnya Eropa Timur yang punya matura, Prancis punya tes khusus bernama baccalauréat atau le bac. Kamu akan mengikuti ujian ini dari bulan Mei hingga Juni di setiap tahunnya. Lalu, hasilnya akan keluar pada bulan Juli. 

Ada tiga jenis le bac yang bisa kamu ikuti, yaitu le bac:

  • Général: khusus untuk pelajar yang ingin melanjutkan ke universitas selama 3+ tahun
  • Technologique: khusus untuk siswa sekolah perdagangan yang ingin mengambil spesialisasi manajemen hotel, manajemen pemasaran, dan lain-lain
  • Professionnel: khusus untuk siswa SMK yang ingin menjadi juru masak, teknisi bangunan, tukang ledeng, dan lain-lain. 

6. Indonesia - SNBT, SNBP, Mandiri

Terakhir, ada Indonesia yang punya tiga jenis SNPMB. Bagi kamu yang belum tahu adalah SNPMB adalah singkatan dari Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri. 

Ada tiga cara masuk yang bisa kamu pilih, yaitu:

  • SNBP: jalur penerimaan khusus bagi kamu yang punya prestasi bagus, dibuktikan dengan nilai rapor dan lain-lain. 
  • SNBT: jalur penerimaan ke universitas melalui tes serentak yang dilakukan oleh Kemendikbud. 
  • Ujian mandiri: jalur penerimaan ke universitas melalui tes, namun lembaga yang menyelenggarakannya adalah universitas masing-masing.

Jadi, apakah kamu sudah siap untuk mengikuti tes masuk universitas? Selain tes-tes di atas, ada juga beberapa jalur masuk Telkom University juga, lho. Jadi, tunggu apa lagi? #RaihMasaDepanmu dengan persiapan ya!

Share

Berikan Rating & Feedback agar kami dapat meningkatkan layanan informasi kami.

Form Review Halaman Program Studi
WhatsApp
Zoom