Logo Utama Telkom University
Logo Utama Telkom University

Follow Us

10 Prospek Kerja Cerah Lulusan Teknik Telekomunikasi: Panduan Karier dan Gaji

10 Prospek Kerja Lulusan Teknik Telekomunikasi

Prospek kerja lulusan Teknik Telekomunikasi terpantau makin cerah di tengah pesatnya perkembangan era digital. Tidak hanya membangun dan memelihara jaringan, mereka yang menimba ilmu formal dan memiliki gelar akademik di jurusan ini menjadi tulang punggung kehidupan modern.

Dengan kebutuhan yang terus meningkat akan konektivitas dan data yang cepat, skill yang lulusan Teknik Telekomunikasi miliki menjadi kunci utama dalam menjawab tantangan tersebut.

Mengapa Memilih Jurusan Teknik Telekomunikasi Telkom University?

Universitas ini memiliki reputasi sebagai kampus swasta terbaik di Indonesia. Tidak hanya pendidikan, Tel-U fokus pada riset dan entrepreneurial. Hal ini juga membuat kurikulumnya sesuai dengan tuntutan industri.

Lalu, Teknik Telekomunikasi Telkom masuk fakultas apa? Jurusan ini berada di bawah naungan Fakultas Teknik Elektro dan tersedia untuk jenjang S-1. Tersedia pula jenjang D-3 di Fakultas Ilmu Terapan.

Dengan laboratorium yang modern, kerja sama industri yang luas, dan tenaga dosen yang ahli di bidangnya, Tel-U membekali mahasiswanya dengan ilmu dan praktik yang relevan.

Lulusan Teknik Telekomunikasi kerja apa? Banyak bidang membutuhkan kompetensi lulusan jurusan ini.

Selain mengembangkan infrastruktur telekomunikasi, mereka juga menjadi tulang punggung di bagian analisis jaringan hingga keamanan cyber. Tepat rasanya bila menyebut bahwa karier lulusan Teknik Telekomunikasi sangatlah luas, cerah, dan menjanjikan di tahun sekarang maupun mendatang.

Prospek Kerja Lulusan Teknik Telekomunikasi

Lulusan Teknik Telekomunikasi Telkom University dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan industri yang beragam. Berikut adalah ringkasan dari peluang karier yang bisa kamu pertimbangkan.

1. Engineer Telekomunikasi

Karier ini memberikanmu tanggung jawab untuk merancang dan menerapkan sistem komunikasi. Tidak hanya itu, kamu juga memeliharanya agar komunikasi berjalan lancar dan tidak bertele-tele.

2. Analisis Jaringan

Mulai dari mengevaluasi kinerja jaringan dan mengidentifikasi masalahnya, seorang analis jaringan mencarikan solusi untuk mengoptimalkan jaringan terkait. Tentu saja, hal ini hanya bisa dilakukan oleh mereka yang belajar secara khusus tentang jaringan.

3. Manajer Proyek Telekomunikasi

Seperti namanya, berkarier sebagai manajer mengharuskanmu fokus pada pengelolaan proyek-proyek telekomunikasi. Mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan, kamu harus memastikan proyek selesai tepat waktu dan sesuai anggaran.

4. Spesialis Keamanan Siber

Bekerja di ranah cyber security mengharuskanmu melindungi infrastruktur dan data dari ancaman siber. Keamanan dan privasi informasi berada di ranah tanggung jawab pekerjaanmu.

5. Researcher di Bidang Telekomunikasi

Kamu juga bisa mengembangkan inovasi dengan melakukan penelitian baru. Tujuannya tentu saja untuk memajukan teknologi telekomunikasi. Umumnya, lembaga-lembaga terkait atau universitas sering membutuhkan para peneliti.

6. Konsultan

Perusahaan membutuhkan profesional yang bisa memberikan saran ahli terkait teknologi komunikasi. Umumnya, ruang lingkup meliputi analisis kebutuhan dan implementasi sistem. Ini menjadi karier yang bisa kamu pilih.

7. Network Designer

Lulusan Teknologi Komunikasi juga in-charge merancang jaringan yang kompleks. Dari sesuatu yang rumit itu, network designer harus memastikan efisiensi dan keandalan serta skalabilitas sistem komunikasi.

8. Teknisi Lapangan

Teknisi lapangan memiliki tanggung jawab atas instalasi, pemeliharaan, dan perbaikan segala peralatan telekomunikasi. Tidak hanya itu, mereka harus memastikan bahwa layanan berkualitas tinggi.

9. Marketing Specialist

People person yang lulus dari Teknik Telekomunikasi bisa menjadi marketing specialist. Tugasnya? Tentu saja mempromosikan produk dan layanan telekomunikasi. Tidak hanya itu, mereka bertanggung jawab memahami kebutuhan pasar dan mengembangkan strategi pemasaran yang efektif.

10. Operator Network Operations Center (NOC)

Jaringan juga perlu dipantau dan diawasi agar tetap optimal. Ini menjadi tugas dan tanggung jawab utama seorang NOC atau Operator Network Operations.

Peran-peran yang ada di atas ini menunjukkan betapa luas dan pentingnya bidang ilmu yang satu ini. Bahkan, keberadaannya cukup berpengaruh besar dalam kehidupan kita sehari-hari.

Berapa Gaji Lulusan Teknik Telekomunikasi?

Gaji lulusan Teknik Telekomunikasi sejatinya sangat variatif. Selain lokasi, faktor seperti pengalaman dan spesialisasi mempengaruhi besaran angkanya.

Fresh graduate, misalnya, rata-rata gajinya adalah Rp4.000.000 hingga Rp7.000.000 per bulannya. Sementara itu, tingkat manajerial menerima Rp10.000.000 hingga Rp20.000.000 setiap bulannya.[1]  

Namun, kalau kamu bekerja di Amerika Serikat, kamu bisa menerima antara USD 71.935 hingga USD 169.420 per tahun.[2][3] Sangat menarik, kan? Hal ini cukup memberi gambaran betapa pentingnya keberadaan lulusan Teknik Telekomunikasi dalam berbagai lini kehidupan manusia di seluruh dunia.

Raih Masa Depan Cerah di Teknik Komunikasi Telkom University

Memilih jurusan Teknik Telekomunikasi di Telkom University bukan hanya tentang mengejar gelar akademis; ini adalah tentang membangun masa depan yang berkelanjutan di era digital yang terus berkembang.

Dengan beragam prospek karir mulai dari Insinyur Telekomunikasi hingga Spesialis Keamanan Siber, lulusan Tel-U dipersiapkan untuk memimpin inovasi industri yang dinamis. Gaji yang kompetitif juda menunjukkan value dan demang yang tinggi untuk keahlian ini.

Tunggu apa lagi? Daftar langsung untuk mengetahui lebih lanjut tentang program ini dan bagaimana bisa bisa mendaftar. Manfaatkan juga konsultasi via Zoom untuk mendapatkan informasi yang lebih personal tentang prospek kerja lulusan Teknik Telekomunikasi. Jadilah bagian dari inovasi di masa depan dan #RaihMasaDepanmu bersama Telkom University!

Share

Berikan Rating & Feedback agar kami dapat meningkatkan layanan informasi kami.

Form Review Halaman Program Studi
WhatsApp
Zoom