Telkom University Unjuk Gigi pada Ajang Singapore Amazing Flying Machine Competition 2018

Tim Telkom University meraih prestasi bukan tanpa alasan, menurut M. Muchlis Kurnia, fitur karya yang dibuat lebih lengkap dari kompetitor. Secara spesifik, Muchlis dan rekan membuat sebuah drone yang mampu mengantarkan air dan barang juga memonitoring spot-spot tertentu. Ryan yang bertugas sebagai pilot drone menambahkan, semi auto merupakan drone yang sudah bisa menentukan tinggi terbang dan posisi hold secara otomatis.

Pada tahun ini SAFMC digelar mulai dari Maret 2018 hingga 7 April untuk Awards Presentation Ceremony. Kompetisi tingkat internasional ini didatangi peserta dari berbagai negara. Semuanya berlaga menunjukkan kreativitas karya masing-masing dan menjadi yang terbaik.

Muchlis menuturkan tidak mudah untuk bersaing dengan tim dari belahan negara lain seperti Malaysia, Singapura, dan Thailand. Tapi kerjasama tim membuat mereka optimis menaiki anak tangga kompetisi. Hasilnya, sebuah medali penghargaan diraih sebagai buah prestasi dan pecutan semangat kedepannya.

Tim Telkom University sempat menghadapi beberapa tim lain seperti Republic Polytechnic, National University of Singapore (NUS), Nanyang Technological University, Singapore Polytechnic.

 

sumber : klik disini