Webbanner Smb Beasiswa Bpi 5 Juni 2023
Jalur Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) 2024

Periode Pendaftaran

sampai 7 Juni 2024

Program Beasiswa Pendidikan Indonesia Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (BPI Kemendikbudristek) diselenggarakan oleh Pemerintahan Indonesia dan dikelola oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi melalui pendanaan dari Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan.

Dua Jenis Beasiswa dari BPI Kemendikbudristek di Telkom University

  1. Beasiswa Perguruan Tinggi Akademik (PTA).
    • Diperuntukkan bagi dosen, calon dosen, dan tenaga pendidikan.
    • Program Studi Tujuan : S2 Teknik Elektro, S2 Manajemen, dan S2 Informatika.
  2. Beasiswa Perguruan Tinggi Vokasi (PTV).
    • Diperuntukkan bagi dosen dan tenaga pendidikan.
    • Program Studi Tujuan : S2 Teknik Elektro dan S2 Manajemen

Harga PIN

Rp.400.000,-

Info Beasiswa

Komponen yang dibiayai:

  1. Dana Pendaftaran
  2. Dana Pendidikan
  3. Dana SPP (Tuition Fee)
  4. Dana Tunjangan Buku
  5. Dana Bantuan Penelitian Tesis/Disertasi
  6. Dana Bantuan Seminar Internasional
  7. Dana Bantuan Publikasi Jurnal Internasional Biaya Pendukung
Prosedur Pendaftaran
  1. Calon mahasiswa membuat akun link smb.telkomuniversity.ac.id/pascasarjana, lalu pilih Program Pascasarjana > Jalur Beasiswa Eksternal
  2. Lengkapi berkas persyaratan pendaftaran Magister Telkom University sampai dengan 7 Juni 2024 untuk mendapatkan LoA.
  3. Daftar melalui link beasiswa.kemdikbud.go.id dan lengkapi persyaratannya hingga 15 Juli 2024
  1. Warga Negara Indonesia
  2. Memiliki LoA Conditional dari perguruan tinggi tujuan
  3. Memiliki Ijazah/surat keterangan lulus dan transkrip akademik dari :
    • Perguruan Tinggi dalam Negeri yang terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dan/atau lembaga akreditasi mandiri
    • Perguruan Tinggi kedinasan dalam negeri, atau
    • Perguruan Tinggi Luar Negeri yang diakui oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi, Kementerian atau Kedutaan Besar Republik Indonesia di negara asal Perguruan Tinggi.
      • Bagi lulusan S1 dari Perguruan Tinggi Luar Negeri, wajib menunjukkan ijazah yang telah disetarakan dan IPK yang telah dikonversi oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi
  4. Memiliki surat keterangan sehat dan bebas dari narkoba yang dikeluarkan oleh pihak berwenang paling lama 6 (enam) bulan terhitung dari tanggal pendaftaran
  5. Melampirkan esai bertemakan “Kontribusi pada Instansi Asal/Negara Pasca Studi” yang meliputi: deskripsi diri, peran yang akan dilakukan dan perwujudannya, serta penilaian dari yang ditulis dalam Bahasa Indonesia dengan jumlah kata 1.500 – 2.000 kata
  6. Melampirkan rencana studi dengan ketentuan:
    • Memuat gambaran mengenai alasan memilih bidang/program studi terkait
    • Topik yang akan ditulis dalam tesis
    • Rencana studi dari awal semester hingga selesai
    • Aktivitas non-akademik yang akan dilaksanakan
    • Ditulis dalam Bahasa Indonesia dengan jumlah kata 1.500-2.000 kata
  1. Usia maks. < 47 tahun
  2. IPK min. 3.00
  3. Bagi calon dosen dari Perguruan Tinggi Negeri Baru (PTNB) memiliki Nomor Urut Pendidik (NUP) atau Surat Perjanjian Kerja dengan Perguruan Tinggi dengan masa kerja yang telah ditempuh minimal 6 bulan pada saat mendaftar
  4. Bagi Tenaga Kependidikan pada Perguruan Tinggi Negeri Pendidikan Akademik memiliki Nomor Induk Tenaga Kependidikan (NITK) atau surat rekomendasi dari pemimpin Perguruan Tinggi tempat bekerja; atau
  5. Bagi Tenaga Kependidikan pada Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi, Kementerian memiliki surat izin dari pimpinan yang membidangi kepegawaian; dan
  6. Bagi calon dosen PTNB menandatangani surat pernyataan komitmen menjadi dosen pada perguruan tinggi asal
  1. Usia maks. < 47 tahun
  2. IPK min. 3.00
  3. Bagi dosen tetap dan aktif mengajar di Perguruan Tinggi Vokasi di bawah Kemendikbudristek memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) atau Nomor Induk Dosen Khusus (NIDK);
  4. (2) Bagi Tenaga Kependidikan ang berstatus ASN pada Perguruan Tinggi Negeri pendidikan vokasi memiliki Nomor Induk Tenaga Kependidikan (NITK) atau surat rekomendasi dari pemimpin Perguruan Tinggi tempat bekerja; atau
  5. (3) Bagi Tenaga Kependidikan yang berstatus ASN pada Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Kementerian memiliki surat izin dari pimpinan yang membidangi kepegawaian bagi Tenaga Kependidikan yang berstatus ASN pada Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Kemedikbudristek;
Tahap 1

Registrasi Akun (NIK)

  • Pendaftaran dilakukan secara online
  • Masuk ke Website beasiswa.kemdikbud.go.id
1
Tahap 1
Tahap 2

Mengisi Form Beasiswa

  • NIK/NISN/NIDN/NUPTK
2
Tahap 2
Tahap 3

Proses Seleksi

  • Administrasi Substansi
3
Tahap 3
Tahap 4

Pengumuman

  • Daftar Ulang
4
Tahap 4
Timeline Pendaftaran
Periode Pendaftaran
(Luar Negeri)

2 - 31 Mei 2024
Periode Pendaftaran
(Dalam Negeri)

2 Mei - 15 Juni 2024
Seleksi Administrasi &
Pengumuman Hasil

Coming Soon
Daftar Ulang
Coming Soon
Pendaftaran dilakukan secara online pada situs beasiswa.kemdikbud.go.id
Pendaftaran dilakukan secara online pada situs beasiswa.kemdikbud.go.id
Akan diinformasikan pada laman beasiswa.kemdikbud.go.id
Akan diinformasikan pada laman beasiswa.kemdikbud.go.id
WhatsApp
Zoom